Hidup tidak boleh menunggu
Ketika hidup tak memberi pilihan, tekun menjalani apa yang ada di depan mata dan bersyukur adalah tindakan yang bijaksana.
Sepuluh tahun yang lalu mind-set semua orang seolah seragam. Menyelesaikan sekolah, masuk universitas pilihan, untuk kemudian lulus dan bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang besar pula. Nampaknya jalan yang seperti ini hanya ada pada sinetron-sinetron murahan. Sinetron yang membual dan membunuh kerja keras, sungguh menimbun malas.
Contoh saja JB, JB hadir sebagai sebuah oase ditengah kemarau kreatifitas generasi muda di Kota Jember, JB hadir menyeruak di balik pesimisme pasar. Namun lihat JB saat ini. Well mungkin masih terlalu prematur untuk menyanjung JB terlalu tinggi tapi bukankah setiap pencapaian layak dihargai dan bukankah kecil atau besar sesungguhnya hanya permainan fikiran yang mudah sekali terbantahkan. Faktanya JB adalah sebuah Karya, Lahir dari sebuah Keberanian menerobos homogenitas perspektif yang cenderung pesimis untuk kemudian bertransformasi menjadi inspirasi bagi banyak pihak.











