Tag Archives | Jember

Note Dari Sahabat…

Out Of d'BOX..

Out Of d'BOX..

Hidup tidak boleh menunggu

Ketika hidup tak memberi pilihan, tekun menjalani apa yang ada di depan mata dan bersyukur adalah tindakan yang bijaksana.

Sepuluh tahun yang lalu mind-set semua orang seolah seragam. Menyelesaikan sekolah, masuk universitas pilihan, untuk kemudian lulus dan bekerja di perusahaan besar dengan gaji yang besar pula. Nampaknya jalan yang seperti ini hanya ada pada sinetron-sinetron murahan. Sinetron yang membual dan membunuh kerja keras, sungguh menimbun malas.

Contoh saja JB, JB hadir sebagai sebuah oase ditengah kemarau kreatifitas generasi muda di Kota Jember, JB hadir menyeruak di balik pesimisme pasar. Namun lihat JB saat ini. Well mungkin masih terlalu prematur untuk menyanjung JB terlalu tinggi tapi bukankah setiap pencapaian layak dihargai dan bukankah kecil atau besar sesungguhnya hanya permainan fikiran yang mudah sekali terbantahkan. Faktanya JB adalah sebuah Karya, Lahir dari sebuah Keberanian menerobos homogenitas perspektif yang cenderung pesimis untuk kemudian bertransformasi menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

Continue Reading →

Comments { 6 }

WAS BORN IN JEMBER

INDONESIA

INDONESIA

Kalimat diatas nggak melulu buat mereka yang memang ASLI Jember. Lahir di Jember. Buat saya yang ada darah Jember meski lahir dan besar di kota lain juga bangga buat bilang I Was Born In Jember. Meski dalam artian lain. Dan Cinta Jember itu makin menjadi saat saya meninggalkan Jember dan Indonesia satu minggu yang lalu.

Sejenak meninggalkan Jember dalam waktu yang cukup lama (menurut saya) selalu bisa me-recharge kecintaan saya terhadap kota ini. Ada jauh bisa membuat saya melihat Jember secara keseluruhan dalam satu paket. Komplit. Rindu.. Kangen.. itu yang dirasa. Suasana, udara, panasnya, makanan, sahabat.. Semua tak tergantikan dengan apapun.

Banyak yang bertanya mengapa saya memilih Jember untuk tempat tinggal saya. Duluuu 10 tahun yang lalu saya sudah mantap untuk pindah dan menghabisakan sisa hidup saya di sini. Entah….  saya pun tidak tau mengapa.

Continue Reading →

Comments { 4 }

Kabar Baru Jember Fashion Carnaval XI

Numpang Nampang :)

Numpang Nampang :)

Saya di undang untuk hadir di acara launching JFC XI. Minggu tanggal 7 April 2012 yang lalu acara itu di gelar. Bertempat di alun-alun Jember Jember Fashion Carnaval mulai merilis 10 tema baru. Tepat jam 7 pagi saya dan beberapa teman sudah siap dan duduk manis di pinggir trotoar untuk melihat acara tersebut. Meski matahari pagi agak “galak” tapi tetap tidak bisa mengalahkan saya untuk terus ada dan mengikuti acara sampai selesai.

Extremagination dipilih sebagai tema JFC XI. Sepuluh devile akan hadir dihadapan dunia 8 Juli mendatang. Trinidad Tobago, Maduress, Persians, Oceanarium, Orchidacea, Savana, Mushroom, Dragon, Planet Heredity, Rome Empire. Udah nggak sabar rasanya. Karena acara launching kemaren saja udah heboh dan sewru. Jepret sana jepret sini agagag…
Continue Reading →

Comments { 13 }

Es Bogel

Stand Es Bogel.. :)

Stand Es Bogel.. :)

Nggak ngerti kenapa juga judulnya Es Bogel :D Apa memang yang jualan namanya Pak Bogel atau karana bentuk kacang hijaunya yang genduk-genduk alias bogel agagag..

Berkenalan dengan es yang satu ini memang nggak sengaja. Saya yang waktu malam itu muter-muter seputaran Jember mampir ke exim. Daerah alun-alun. Jagung bakar adalah pilihan saya cemal-cemil. Ditemani musik dangdut koplo dari si bapak penjual CD dan MP3, malam itu terasa nano-nano agag… Melihat kendaraan lalu lalang, irama musik yang menghentak plus jagung bakar sewru sekali. Pilihan murah meriah melewati malam :)
Continue Reading →

Comments { 6 }

Jembatan Jompo

Jembatan Jompo..

Jembatan Jompo..

Pernah menggunakan jembatan Jompo untuk menyebrang…?? Saya pernah. Tapi duluuu sekali.. Anda bagaimana…??

Belakangan ini saya mulai sering memandangi jembatan penyebrangan itu. Entah kenapa saya seperti dibawa untuk mengingat kapan pertama kali saya melihatnya. Rasa-rasanya waktu saya masih pitik deh. Dan itu kira-kira 25 tahun yang lalu. Di usia 6 tahun. Whuaaa…. Tua juga ya saya ..??! agag..

Jembatan yang dibangun untuk para pejalan kaki itu dulu ramai dengan pengemis. Meski sempit ada juga yang kreatip untuk menggunakan badan jalan untuk berjualan. Gak banyak memang. Cuma satu dua pedagang saja. Tapi itu dulu. Sekarang coba tengok deh. Sepi..!! Pengemis tak ada lagi. Orang jualan apalagi. Yang nyebrang juga bisa di hitung dengan jari agag..
Continue Reading →

Comments { 10 }