Tag Archives | ciliwung

Roti Ciliwung Masih Ada..!!

Roti

Roti

Duluuuu… Roti ini cukup terkenal dan jadi salah satu favorite masyarakat Jember. Sekarang pun rupanya masih tetap ada dihati penikmat sejatinya. Roti Ciliwung memang sudah punya pangsa pasar dan langganan sendiri. Rasa dan tampilanya yang masih sederhana tetap menjadi salah satu ciri khas panganan yang satu ini. Tapiii… apakah anda masih jadi salah satu yang setia..??

Ditengah hadirnya roti dengan tampilan dan varian rasa yang lebih modern roti Ciliwung masih ada. Memang “tawaran baru” yang hadir di beberapa titik di kota Jember memberikan warna dan pilihan lain bagi konsumen tak terkecuali saya. Tempat dengan design cukup cantik plus display makanan yang diatur sedemikian rupa belum lagi “cara baru” yang tidak konvensional (pembeli bisa langsung ambil sendiri) membuat siapapun lebih memilih belanja roti di tempat-tempat yang biasanya ada di pusat pertokoan. Terlihat lebih gaya dan modern sih soalnya :P
Continue Reading →

Comments { 12 }

Tukar uang asing..??

Kalau mau nuker uang asing bisa di kantor pos atau bank tapi tempat khusus penukaran uang asing juga ada di Jember namanya PT.HAMDALLAH di daerah Jl. Ciliwung 45 telp. 0331-489620/426438.

Comments { 0 }

Rujak Manis Ciliwung

rujak manisRujak manis ciliwung. Saya selalu menyebutnya demikian karena memang penjual rujak ini ada di jalan Ciliwung tepat di belakang bank BTN. Yang jual rujak manis ini sepasang suami istri yang kalau dilihat dari umur memang tidak muda lagi, tapi semangat mereka untuk melayani para penggemar rujak manis khas Jember ini patut di acungi jempol. Karena kabarnya warung sederhana ini sudah cukup lama ada dan yang dijual tetap sama rujak manis dan es.

Awal mula perkenalan saya dengan rujak manis/buah ini kira-kira tahun 2003. Pertama kali beli rujak disini saya seneng karena warung itu bersih meski sederhana banget. Meja lengkap dengan dua bangku panjang ada untuk mereka yang ingin menikmati rujak manis di tempat. Dua buah gubuk-gubukan ada di depan warung untuk dagangan mereka, yang satu untuk rujak manis dan yang satu lagi untuk es serutnya. Yang saya ingat juga mereka belum pernah mengganti tempat pembungkus rujak dari dulu, karena sampai detik ini mereka setia dengan daun pisang yang berwarna hijau segar itu :)
Continue Reading →

Comments { 10 }