Campuran bahasa Jawa yang dimadurakan atau bahasa Madura yang dijawakan telah melahirkan budaya baru di Jember. Dalam hal ini bisa dibilang bahasa baru. Karena menurut saya belum ada istilah yang baku. Ada yang mengistilahkanya sebagai budaya Pendhalungan. Namun bukan bahasa Pendhalungan. Kalau di Malang lahir bahasa Jawa yang dibolak-balik, seperti : umak kadit nakam ? (kamu tidak makan?) atau di Surabaya terkenal dengan cak-cuk nya, maka di Jember ada bahasa sehari-hari yang sampai saat ini belum dapat istilahnya, menurut saya. Logat dan bahasa ini dipakai luas oleh masyarakat Jember sehari-hari, baik yang tinggal di kota atau masyarakat Jember lainnya. Apalagi yang tinggal di daerah Jember Lor (Jember bagian Utara).
Keberadaan bahasa campuran ini khas bangget. BIsa dibilang gak ada tandingannya deh. Bagi saya sayang banget kalau bahasa ini tergusur oleh arus pendatang dari daerah kulon (Surabaya ke barat) yang menetap di Jember. Oleh karena itu Jember Banget punya inisiatif untuk mendaftar kata-kata yang sering digunakan dalam pergaulan sehari-hari di Jember. Jika ada yang perlu ditambahkan silahkan isikan pada kolom komentar dibawah. Berikut bhésa oréng Medureh campor mbik bosone wong Jowo hehehe…
Continue Reading →

Yang ditunggu baru saja selesai digelar. Jember Fashion Carnaval.. event yang membuat nama Jember terkenal di Indonesia juga Mancanegara sukses berlangsung kemaren, minggu 2 agustus 2009 dengan mengusung tema world unity.
Buah yang cuma ada di Jember dan kabupaten tetangga seperti Lumajang, Bondowoso dan Situbondo ini kabarnya jadi salah satu buah langka di Indonesia loh. Rasa dan teksturnya agak mirip-mirip buah sawo. Buah ini berwarna hijau muda, dagingnya putih, berbiji hitam seperti biji sawo, manis, sedikit ada rasa sepet getah, kandungan airnya banyak, dan kalau dikupas isinya seperti buah kecapi
Apa yang ada dalam pikiran anda saat melihat atau memasuki Masjid yang ada di tengah kota Jember ini..??
Menghabiskan sebagain besar waktu saya beberapa tahun terakhir di kota Jember membuat saya tau sebagian kecil dari yang besar-besar tentang Jember. Salah satunya kegiatan malam hari yang di sebut ‘Cangkruk’ atau nongkrong. Kalau pake istilah yang lebih keren jaman sekarang hang out kali yah..?!.




