Archive | August, 2011

CAFE GUMITIR

Cafe Gumitir

Cafe Gumitir

Gumitir adalah nama Gunung yang berada di Perbatasan Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Dengan nuansa sejuk penuh pepohonan, bagi pemakai jalan biasanya dijadikan tempat untuk melepas lelah sejenak.

Nah sejak setahun terakhir bagi teman-teman yang ingin beristirahat di Gumitir, sekarang tersedia Cafe Gumitir, sehingga disaat penat, lelah dan mungkin ngantuk, teman2 bisa melepas lelah dengan pilihan menu secangkir kopi dengan berbagai pilihan dari kopi luwak, kopi lanang dsb, ditemani dengan pisang goreng, Singkong goreng dll serta bila lapar… tersedia pula menu khas ayam goreng gumitir,,so selamat mencoba.

Comments { 13 }

TAKSI..!!

Taksi...

Taksi...

Pernah naek taksi di Jember kan..?? Kapan terakhir kali sahabat JB menggunakan jasa transportasi yang satu ini..?? Gimana kesannya..?? :) Maaf saya banyak tanya hehe.. Pengen tau aja apakah pengalaman saya belum lama ini juga pernah dialami oleh anda.

Jam dipergelangan tangan saya menunjukan angka 00.33 Ya.. pagi itu saya baru aja mendarat di terminal Tawangalun. Dengan mata yang masih kiyep-kiyep saya jalan menuju tempat mangkalnya armada taksi. Setelah menyampaikan tujuan saya, langsung ditodonglah saya untuk bayar Rp.30.000. Bukan masalah nominal yang harus saya bayarkan, tapi cara penyapaianya saja yang menurut saya kurang enak. Urusan borong-borongan tarip taksi udah jadi hal biasa, di tengah malam menjelang pagi, di kota besar apalagi. Karna butuh saya pun meng-iyakan saja permintaan si abang taksi itu :) Bisa saja sih saya naek angkot yang masih ada, tapi nggak mungkin saya jalan kaki masuk ke daerah rumah saya, maklum fly over yang ada lumayan bikin ngos-ngosan kalo saya mekso jalan sampe rumah agagag… Sebenarnya kalau taksi-taksi di Jember menggunakan argo penumpang pun akan kasih uang lebih. Nggak mungkin kalau argo cuma 10-15rb saya bayar pas apalagi kalau di argo tertera 12550 hahaha…. Meski peraturan kasih uang lebih ini nggak tertulis, buat mereka yang sudah sering menggunakan taksi pasti sudah tau lah.
Continue Reading →

Comments { 19 }