Sepeda itu berjejer rapi di sebuah trotoar, tepatnya di depan bangunan Bank BTN alun-alun. Sekilas mungkin tidak ada yang istimewa dengan pemandangan ini. Tapi bagi saya sepeda-sepeda dan si empunya mampu membuat Jember diminggu pagi menajadi lebih berwarna.
Tidak berlebihan rasanya saat saya mengapresiasi keberadaan komunitas yang satu ini. Kumpulan sekelompok orang yang mencintai sepeda pancal/onthel tua di Jember. Ini memang bukan sesuatu yang baru, dimana-mana sebut saja Jakarta, bandung, Jogjakarta, dan daerah lain keberadaan mereka sudah lebih dulu ada. Tapi untuk Jember sendiri adalah sesuatu yang baru.
Continue Reading →







